PT Sistemdo Kharisma

PTSK Logo.jpgPT Sistemdo Kharisma

Civil, Mechanical, and Electrical Engineering

Design, Installation, Manufacture, Testing, Maintenance, Trading.

 

 

Home/ About Us/ Portfolio/ Recent Commercial Projects/ Tech News/ Products/ New Products/ Customer Feedback/ Contact Us / Lowongan Kerja / Legal Aspek / News

Tech News.

Bulletin No.18, Juni 2016.       

Para pelanggan yang terhormat, buletin kali ini akan tetap berfokus pada topik teknik yang aktuil, yang kami harapkan dapat menunjang pekerjaan Anda sehari-hari. Kali ini kami akan menyajikan bahasan tentang standart keselamatan kerja untuk alat ukur dan instrument yang berlaku secara umum sesuai standart IEC ( International Electrotechnical Commission. Juga, sering ruang dengan bahaya kebakaran adalah ruang yang tanpa operator. Akan lebih baik jika dipasang fire alarm.

      I.            Standart Keamanan Alat Ukur dan Instrument Terhadap Tegangan Listrik.

Saat ini jaringan daya listrik makin sering mengalami gejolak kelewatan tegangan sesaat,trantsient. Level tegangannya pun bertambah tinggi saja. Ini meningkatkan kebutuhan penyesuaian standart keamanan peralatan ukur dan instrument listrik. Transient yang terdapat pada sumber-daya (Jaringan/ saluran,feeder, dan rangkaian cabang) dapat memicu serangkaian kejadian yang dapat membawa kepada kecelakaan kerja yang serius. Peralatan test harus dirancang untuk melindungi pekerja pada lingkungan arus dan tegangan pada sumber daya listrik.

Siapa yang mengembangkan standart keselamatan? IEC mengembangkan standart umum keselamatan untuk peralatan ukur listrik, pengendali dan pemakaian laboraturium. Pada th 1988, IEC mengganti standart lamanya IEC-348, dengan standart IEC-1010-1 yang lebih ketat. Standart IEC-1010-1 dipakai sebagai dasar untuk standart nasional produser instrument sbb: 1. US ANSI/ISA-S82.01-94 3. Canada CAN C22.2 No.1010.1.92. 3.Europe EN61010-1:1993.

Apa yang berubah pada rancangan instrument untuk memenuhi standart IEC-1010-1? Salah satu yang utama adalah persyaratan jarak di dalam instrument. Jarak ini menyangkut antar komponen dam ruang udara antar komponent. IEC 1010-1 mensyaratkan penambahan jarak sesuai tegangan maksimumnya. Jarak yang makin besar membuat alat ukur tahan terhadap transient yang lebih besar.

Apa artinya untuk sertifikat UL-listed, CSA-Certified, Tuv, atau VDE-Certified? Underwriter Laboratoried (UL), Canadian Starndarts Association (CSA), TuV, dan VDE (Organisasi standart German) adalah agen terdaftar. Mereka adalah laboraturium test mandiri yang mengadakan test terhadap standart nasional/internasional. UL3111, CSA C22.2 No. 1010-1-92 , dan EN1010 misalnya, didasarkan pada IEC-1010-1. Untuk mencantumkan kualifikasi memenuhi standart-standart tersebut, produsen harus melalui proses pemeriksaan produk dari lembaga tersebut. Ini adalah proses yang panjang dan mahal. Hanya jika telah lulus tes saja dapat memakai tanda dari laboraturium bersangkutan pada produk-produknya.

Apa sangkut pautnya IEC-1010-1 dengan instrument ukur? IEC-1010-1 memberi spesifikasi katagori keeratan tegangan pada sistem distribusi listrik berdasarkan pada jarak dari sumber daya, dan energi transient yang berjalan pada sistem. Lebih dekat dengan sumber daya (Nomer katagori lebih tinggi), level proteksi lebih tinggi diperlukan. Dalam tiap katagori instakasi ada kelas tegangannya. Adalah kombinasi dari katagori instalasi dan kelas tegangan yang menentukan maximum kemampuan instument untuk transient.

Gambar 1. Ansi/ ISA S82.01-1994 mengadopsi IEC-1010-1

Katagori I Katagori II Katagori III Katagori IV
  • Peralatan elektronik
  • Peralatan energi rendah dengan proteksi transient terbatas
  • Stop kontak dan rangkaian cabang panjang
  • Semua stop kontak/ beban yang berjarak lebih dari 10m dari sumber katagori III.
  • Semua stop kontak/ beban yang berjarak lebih dari 20m dari sumber katagori IV
  • Feeder dan rangkaian cabang pendek
  • Piranti panel distribusi
  • Keluaran peralatan daya besar
    dengan koneksi jarak pendek ke masukan pelayanan
  • Bagian luar dan masukan pelayanan
  • Pelayanan dari tiang kek bangunan.
  • Jalur dari meter kepanel
  • Saluran udara ke bangunan luar
  • Saluran dalam tanah ke pompa sumur
'Best buy'digital multimeter:
  • Sanwa CD800 Max 600V DC/AC.
  • Sanwa PM5 Pocket DMM max 500V DC/AC
'Best buy'digital multimeter:
  • Sanwa CD800 Max 600V DC/AC.

  • Sanwa PM5 Pocket DMM max 500V DC/AC
'Best buy'digital multimeter:
  • Sanwa CD800 Max 300V DC/AC.

  • Wavetek 25XT max 600V DC/AC

Katagori III Digital Multimeter (DMM).

+ Clam on ampere

AC 68 Wavetek.

Gambar 2. DMM+ Clamp on Ampmeter.

      II.            Alarm Kebakaran.

Bayangkan sebuah hotel dengan 200 kamar, atau sebuah pabrik dengan gudang dan ruang-ruang mesin yang banyak sekali. Banyak ruang ini, dan dalam frekwensi yang sering,tidak dihadiri manusia. Jika terjadi kebakaran di ruang ini, bagaimana dapat mengetahuinya secara awal? Yang sering terjadi adalah api diketahui setelah membesar,lebih sulit atau bahkan tak dapat dipadamkan Kondisi seperi ini menimbulkan kebutuhan akan sebuah sistem alarm, yang dapat memberikan alarm secara dini jika ada api kebakaran.Ini sampai kepada sistem alarm kebakaran dari perangkat elektronik. Sistem ini melindungi manusia dan aset-aset nilai dari benda dan bangunan.

Alarm kebakaran sebenarnya adalah bagian dari sebuah sistem pemadam kebakaran yang bisa berupa jalan keluar penyelamatan, dan pengontrolan asap/api seperti pengendali kipas angin dan pengeluaran asap,penutup pintu asap, rolling shutter, pengendali elevator, firehydrant, sprinkle dll. Mari kita lihat bagaimana cara kerja fire alarm atau alarm kebakaran ini.

Dasar dari sistem alarm kebakaran dibagi 3 bagian, masing-masing adalah pemberi isyarat atau detektor, pemroses isyarat, dan indikator alarm. Pemberi isyarat dapat berupa manual (Pull station atau telephone), atau otomatis (Pendeteksi asap atau api, atau saklar aliran air). Isyarat alarm ini diproses oleh piranti pengendali, yang kemudian mengaktifkan alarm suara,indikator, dan ada kalanya memberi peringatan (Telephone) kepada dinas kebakaran kota. Untuk jelasnya, dapat dilihat pada Gambar3.

Lindungi Keselamatan & Harta Dari Kebakaran, Deteksi & Padamkan Api Sejak Awal.

Gambar 3. Prinsip alarm kebakaran, pendeteksi dan peringatan awal terhadap adanya api.

Penempatan detektor pada umumnya pada plafon-plafon. Untuk ruang yang tinggi atau tidak berdebu, dipasang didinding vertikal menjadi pilihan, dengan detektor asap photoelrktrik beam dan receivernya.

Untuk pemadam kebakarannya sendiri,pertama dapat dipakai pemadam tabung portable/mobile. Untuk api yang lebih besar bisa mengaktifkan sprinkle dan petugas pemadamnya memakai intalasi "Fire Hydrant" atau mobil pemadam kebakaran. Pakailah jenis bahan pemadam yang sesuai dengan obyek yang terbakar. Tabel berikut sebagai referendi saja,yang harus disesuaikan lagi sesuai anjuran dari pabrik pemadam kebakaran.

Media paling populer untuk memadamkan kebakaran adalah air.Tersedia banyak dan murah. Jika berubah menjadi uap, menghilangkan panas 970 Btu/Ib, dan volumenya meningkat 1700 kali mendesak pergi oxigen yang dibutuhkan api. Ketidakuntungannya adalah merusak perabotan kantor dan barang lain, menghantarkan listrik, minyak diatas air ikut hanyut dan membawa api, dan uapnya dapat menyulitkan pemadam kebakaran. Tetapi dalam banyak hal air tetap dipakai karena dipandang menguntungkan.Bisa dipakai dalam sprinkle atau dalam sistem fire hydrant.

      III.            Proyek Terkini.

1.Pemasangan Penangkap Petir.

2.Audit Efisiensi Energi.

3.Pengadaan dan Pemasangan Trafo 1600KVa.

4.Synchronisasi Genset 2x1 MVa (Synchromax Circutor).

PT Sistemdo Kharisma

Address: Jl. Salatiga- Solo KM4, Bener- Tengaran, Kab. Semarang  50775, Central Java, Indonesia.

Handphone/ SMS/ WA +62 (0)856-2716-024
.
Email: ptsistemdo@gmail.com , sistemdo@sistemdo.co.id        Website: http://sistemdo.co.id
Company Profile PT Sistemdo Kharisma : 

>YOUTUBE

>INSTAGRAM

>TIKTOK

>FACEBOOK

Find out more information on others pages:
Dapatkan informasi lebih lanjut di halaman lain:

Home/ About Us/ Portfolio/ Recent Commercial Projects/ Tech News/ Products/ New Products/ Customer Feedback/ Contact Us / Lowongan Kerja / Legal Aspek / News

Free Web Counters
Jumlah Pengunjung Sejak 2013